Tau gak guys, bahwa teknik industri udah ditemukan sejak masa sebelum masehi? Pembelajaran manusia memanfaatkan sumber daya alam dan kemampuan manusia melalui proses perancangan, pengoperasian, perencanaan, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga hubungan antara manusia dan lingkungan kerjanya waktu itu, contohnya ada piramida di Mesir (yang dibagun sekitar tahun 2500 SM), ada juga dari Peru, yaitu Machu piccu (yang dibangun sekitar tahun 1400 SM oleh suku asli Peru lho guys yaitu Suku Inca), kemudian kita ke bagian Asia, ada salah satu keajaiban dunia yang sangat terkenal nih guys yaitu The Great wall atau biasa kita sebut dengan Tembok besar China! (yang disatukan sekitar pada tahun 220-206 SM oleh Qin Shi Huang), dan yang paling kita kenal dan ada di negara kita lho, yaitu Candi Borobudur yang dibangun oleh Samaratungga pada tahun sekitar 800 Masehi di tanah jawa!

Karena Keterbatasan manusia sebagai makhluk sosial yang mana kita tidak bisa hidup sendirian dan harus adanya interaksi dengan makhluk lain yang mendasari manusia-manusia pada masa lalu untuk memenuhi kebutuhannya dengan cara bertukar barang atau istilahnya yaitu barter (tukar menukar barang) karena saat itu belum ditemukan uang sebagai pembayaran yang sah, hingga seiring berjalannya waktu ditemukannya lah uang untuk mempermudah mereka mendapatkan barang yang diinginkan.

Pada awalnya pemenuhan kebutuhan manusia itu dikerjakan secara individu, tetapi karena berkembangnya permintaan dari manusia atau yang biasa kita sebut dengan konsumen, maka dari sini lah guys awal bangkitnya dunia industri dalam upaya memenuhi kebutuhan manusia secara masal! Penasaran apa saja yang dipelajari di Teknik Industri? Kalian bisa memperdalam ilmunya di kampus Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta!

Jadi dari kalian semua pasti bertanya-tanya, apa itu teknik Industri?? Nah disini akan kita bahas sedikit ya guys, teknik industri (TI) adalah disiplin teknik (rekayasa) dan bukan science yang disebabkan karena teknik industri menangani pekerjaan seperti perancangan (design), perbaikan (improvement), dan penginstalasian (instalation) selain itu TI juga menangani masalah manusianya! Keren bukan? TI memiliki bidang garapan seperti sistem integral yang terdiri dari manusia, material/bahan, informasi, peralatan dan energi.

Teknik industri jika menurut IIE (Institut of Industrial and System Engineering) adalah “suatu teknik yang mencakup bidang desain, perbaikan, dan pemasangan dari sistem integral yang terdiri dari manusia, bahan-bahan, informasi, peralatan dan energi. Hal ini digambarkan sebagai pengetahuan dan keterampilan yang spesifik pada metematika, fisika, dan ilmu-ilmu sosial bersama dengan prinsip dan metode dari analisis keteknikan dan desain untuk mengkhususkan, memprediksi, dan mengevaluasi hasil yang akan dicapai dari suatu sistem.”

Dari penjelasan definisi di atas, maka kita dapat tarik kesimpulan guys, bahwa bidang pekerjaan di TI sangat luas dan selalu berperan pada kehidupan kita sehari-hari. Dasar keilmuan teknik industri lebih multidisiplin bila dibandingkan dengan disiplin dari teknik-teknik yang lain karena teknik industri tidak hanya bertumpu pada matematika, fisika tetapi juga ilmu sosial dan manajemen! Teknik Industri memiliki dasar ilmu-ilmu operasional yang meliputi analisis dan perancangan operasi, pengawasan operasi, dan manajemen operasi. Ketiga dasar ilmu tersebut memiliki beberapa cabang ilmu lainnya, yaitu method engineering, ergonomi, perencanaan dan perancangan fasilitas, simulasi, material handling, riset operasi, sistem produksi, dan manajemen.

Prospek Kerja Lulusan Teknik Industri IST AKPRIND

Masih bingung kira-kira lulusan teknik industri IST AKPRIND dapat bekerja dibidang apa saja ya? Jika kita melihat perkembangan yang sangat pesat dibidang ekonomi, sosial dan politik, dan munculnya model-model baru dalam menjalankan bisnis untuk mengubah dunia, perkembangan teknologi telah membuat dunia menjadi semakin kompleks. Hal itu cenderung menunjukkan lingkungan yang kompetitif. Teknik Industri memiliki peranan yang sangat besar, apalagi semakin dikembangkannya konsep Computer Integrated Manufacturing (CIM), sehingga lulusan sarjana teknik industri harus dituntut untuk dapat menjadi sistem integrator dan sebagai agen perubahan

Ada beberapa profil lulusan yang akan dijelaskan, yg pertama ada PPIC Manager/officer, lulusan sarjana teknik industri mampu merencanakan produksi dan mengendalikan produk dalam suatu perusahaan, kemudian keterampilan kerja khusus untuk mampu mengidentifikasikan, memformulasikan, dan menganalisis masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi berdasarkan pendekatan analitik, komputasional, atau eksperimental. Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi).

Kedua ada Quality management system officer/ manager yang diharapkan mampu mengendalikan dan meningkatkan kualitas produk secara terus menerus (continuous improvement), selain itu memiliki keterampilan khusus yaitu mampu meneliti dan menyelidiki masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi menggunakan dasar prinsip-prinsip rekayasa dan dengan melaksanakan riset, analisis, interpretasi data dan sintesa informasi untuk memberikan solusi, kemudian mampu menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi.

Ketiga ada facility layout and plant designer, yang pada dasarnya merupakan proses pengurutan dari suatu perencanaan tata letak yang sistematis yaitu pemilihan lokasi, operation process chart (OPC), routing sheet, Multi Product Process Chart (MPPC), Menentukan gudang, Ongkos Material Handling (OMH), Form to Chart (FTC), Outflow, Inflow, Tabel Skala Prioritas (TSP), Activity Relationship Diagram (AAD), dan template. Lulusan Teknik Industri diharapkan untuk merancang arus perpindahan produk yang efektif dan efisien pada suatu proses produksi guys!

Kempat ada marketing manager lulusan TI mampu mengenali kebutuhan konsumen dan memasarkan produk dengan tepat sesuai dengan segmen pasar yang dituju. Kelima ada consulting manager/engineer sarjana TI mampu memberikan usulan perbaikan terhadap sistem integral yang meliputi manusia, bahan-bahan, informasi, peralatan dan energi. Keenam ada Operatioan director/production manager/officer lulusan TI mampu merancang, menganalisis, mengendalikan dan mengoptimalkan sistem produksi untuk mencapai fungsi tujuan. Ketujuh ada maintenance manager/engineer/officer sarjana TI mampu menjaga kehandalan peralatan industri sehingga proses bisnis dapat berjalan dengan baik. Kedelapan yaitu safety engineering lulusan TI diharapkan mampu merancang kondisi kerja yang baik dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan. Kesembilan ada entrepreneur sarjana TI diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat luas. Kesepuluh ada Education sarjana teknik industri diharapkan mampu membagikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat luas.