Tim Jurusan Teknik Industri IST AKPRIND Yogyakarta yang terdiri dari 4 mahasiswa berhasil meloloskan proposal Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) sehingga layak didanai Kementerian Ristekdikti yang mengangkat judul “Manikmaya Craft Kerajinan Dari Limbah Kayu”. Hal tersebut termaktub dalam Keputusan Direktur Jenderal Pembelajaran Dan Kemahasiswaan Nomor 185/B/Hk/2019 Tanggal 1 Juli 2019 Tentang Perguruan Tinggi Pelaksana Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia Tahun 2019.

Menurut penjelasan ketua tim, Abdussalam, manikmaya merupakan produk kerajinan kayu yg terbuat dari pemanfaatan limbah kayu yang sudah tidak digunakan lagi. Limbah kayu tersebut akan dibuat berupa produk seperti Jam dinding kayu, frame kayu pyrography, dan frame kayu digital printing. Pemanfaatan limbah ini bertujuan untuk menangani sisa kayu yg sudah tidak terpakai demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. Abdussalam juga berharap AKPRIND mampu mencetak usahawan muda lebih banyak lagi.

Hasil produk Manikmaya craft Teknik Industri IST AKPRIND Yogyakarta
Hasil produk Manikmaya craft Teknik Industri IST AKPRIND Yogyakarta

Tim merupakan mahasiswa aktif  Jurusan Teknik Industri antara lain Abdussalam (ketua), kemudian anggota 3 orang yaitu Ika Oktaviani, Kent Fitria, dan Nugroho Wahyu P. Serta dibimbing oleh Eka Sulistyaningsih, S.Si., M.Sc yang juga merupakan salah satu dosen di Jurusan Teknik Industri.

“Mahasiswa Teknik Industri dan mahasiswa IST AKPRIND Yogyakarta pada umumnya, teruslah semangat berwirausaha dalam menyokong Era Industri 4.0 dan mengembangkan Indutri Kreatif.” tutur Eka Sulistyaningsih, S.Si., M.Sc selaku dosen pembimbing.

KBMI sendiri merupakan  wadah untuk mempraktekan ilmu dan keterampilan berwirausaha yang sudah didapat oleh mahasiswa melalui pemberian modal. Pada kompetisi ini, IST AKPRIND meraih rangking 3 di DIY dengan jumlah tim terbanyak lolos di KBMI. Ada 3 tenant yang melibatkan 14 mahasiswa berhasil meloloskan proposal KBMI. Kemudian nantinya tim akan diikutkan Expo KMI di Batam pada bulan November mendatang.